Screenshot 2024-12-31 110731.png
Jika memang Murata tak ada rencana untuk melakukan proses redraw atau revisi cerita, harusnya dia sudah menyiapkan penjelasan untuk keanehan tersebut.
Salah satu contohnya adalah fenomena kembalinya pedang Empty Void dan Blast ternyata merupakan bentuk manipulasi realita yang dilakukan God mengingat makhluk itu selalu mengawasi segala macam peristiwa besar di dunia One Punch Man.
Atau yang lebih simpel, proses penyatuan yang dilakukan Blast dan Empty Void sendiri memang melibatkan elemen waktu yang malah membalikkan kondisi yang sudah terjadi ke keadaan sebelumnya.
Hal ini tentu akan jadi tantangan berat mengingat logika ceritanya sudah kacau sejak bab 209.