Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cuaca Jakarta 11 Agustus 2026 Cerah, Suhu 34 Derajat Celsius
test size
  • Jakarta pada 11 Agustus 2026 pukul 18.15 WIB cerah dengan suhu 34 derajat Celsius, sementara suhu terasa mencapai 37,42 derajat Celsius.
  • Tutupan awan hanya 1 persen dan tekanan atmosfer 1.012 hPa, menunjukkan kondisi langit yang nyaris tanpa awan saat pengamatan.
  • Angin berkecepatan 9,29 km/jam berarah 49 derajat, hembusan maksimum 11,84 km/jam, jarak pandang 10 km, serta kelembaban 47 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta mencatat langit cerah dengan suhu 34 derajat Celsius pada 11 Agustus 2026. Pengamatan pada pukul 18.15 WIB juga menunjukkan suhu yang dirasakan mencapai 37,42 derajat Celsius. Dengan tutupan awan 1 persen, kondisi atmosfer saat pembaruan memperlihatkan langit yang nyaris tanpa awan.

Analisis Termal & Tekanan Atmosfer

Suhu minimum dan maksimum Jakarta sama-sama 34 derajat Celsius, sehingga pembaruan ini menggunakan satu pembacaan suhu, bukan rentang. Suhu yang dirasakan berada pada 37,42 derajat Celsius, lebih tinggi daripada suhu aktual yang terukur. Sementara itu, tekanan atmosfer tercatat 1.012 hPa. Perbedaan antara suhu aktual dan suhu terasa merupakan parameter yang relevan untuk membaca kondisi termal pada saat pengamatan, sedangkan tekanan memberikan konteks atas keadaan atmosfer yang menyertainya.

Presipitasi & Vektor Angin

Kecepatan angin di Jakarta tercatat 9,29 km/jam dengan arah 49 derajat. Kecepatan hembusan maksimum mencapai 11,84 km/jam, sementara tutupan awan berada pada level 1 persen. Susunan angka tersebut menggambarkan pergerakan angin yang terukur dalam snapshot ini serta langit yang hampir seluruhnya terbuka. Informasi vektor angin dan tutupan awan dapat digunakan sebagai rujukan kondisi lapangan pada waktu pengamatan, tanpa menafsirkan perubahan setelahnya.

Visibilitas & Implikasi Operasional

Jarak pandang di Jakarta mencapai 10 km pada waktu pengamatan. Kelembaban udara berada pada 47 persen, dengan hembusan angin maksimum tercatat 11,84 km/jam. Dalam konteks operasional, tiga indikator ini dapat menjadi referensi awal untuk membaca kondisi visual dan unsur atmosfer di lokasi. Angka jarak pandang perlu ditempatkan bersama kelembaban serta hembusan angin agar pembacaan kondisi saat itu tidak hanya bertumpu pada satu parameter.

Pembaruan ini merekam kondisi cuaca Jakarta pada satu titik waktu pengamatan. Seluruh angka perlu dibaca sebagai snapshot kondisi yang tercantum.

Editorial Team