Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Menko PM: UMKM Penyangga Ekonomi Keluarga Butuh Akses Pasar Melalui AI

Menko PM: UMKM Penyangga Ekonomi Keluarga Butuh Akses Pasar Melalui AI
Sheikh Abdullah menjadi imam masjid yang sering dikunjungi Kamala dan teman-teman. (Interfaith America)

Jakarta, FORTUNE Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menyatakan integrasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) merupakan solusi menentukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) demi memperluas jangkauan pasar. Pasalnya, UMKM dipandang sebagai pilar utama penyangga ekonomi keluarga di berbagai wilayah Indonesia.

“Pemberdayaan UMKM butuh ruang tumbuh bersama dan kita negara pemerintah harus hadir sebagai enabling actor yang membuka akses, memfasilitasi dan memastikan usaha rakyat bisa naik kelas. Sedangkan swasta, komunitas dan para pelaku UMKM menjadi motor penggerak yang saling menguatkan,” ujar Muhaimin saat membuka gelaran "Jejak Jajanan Nusantara" di Jakarta, Jumat sore (6/3).

Muhaimin menyatakan, pemerintah berkomitmen terus membuka ruang ekonomi baru yang mampu dimanfaatkan pelaku usaha kecil guna mengekspansi skala bisnis mereka. Optimalisasi teknologi digital menjadi instrumen utama dalam strategi percepatan tersebut.

Urgensi penguatan sektor ini tecermin pada data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) yang mencatat jumlah pelaku usaha di Indonesia mencapai 30,19 juta per 31 Oktober 2025. Konsentrasi terbesar berada di Jawa Barat dengan 5,4 juta, disusul Jawa Timur 4,58 juta, dan Jawa Tengah 4,45 juta.

Di sisi teknis, pemanfaatan AI diproyeksikan bakal merevolusi efisiensi operasional bisnis. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah sistem otomasi penjualan yang mampu menyatukan interaksi konsumen dari berbagai saluran—seperti WhatsApp, Telegram, media sosial, hingga marketplace—ke dalam satu platform terpadu.

Selain mempermudah komunikasi, AI juga merambah ke otomatisasi manajemen keuangan. Teknologi ini mampu mengintegrasikan pencatatan akuntansi secara otomatis, terutama bagi entitas bisnis yang memiliki banyak cabang. Solusi ini telah diimplementasikan oleh PT MediaWave Interaktif (MWX) melalui platform marketplace AI buatan dalam negeri.

Learning & Development Lead MWX, Kreshna Manggala Putra, menjelaskan pihaknya telah memberikan dukungan teknologi bagi belasan ribu pelaku usaha.

“Hingga saat ini kami telah membantu sebanyak 10 ribu UMKM di marketplace MWX. Kita targetkan bisa melayani 100 ribu UMKM dalam jangka pendek,” kata Kreshna.

Hingga saat ini, total aktivitas ekonomi pada platform marketplace AI terdesentralisasi tersebut telah melampaui 5.000 transaksi.

Share
Topics
Editorial Team
qaengineer idn media
Editorqaengineer idn media
Follow Us