Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

IMG-20250121-WA0000.jpg
Digitalisasi yang dijalankan PT Pertamina (Persero) di seluruh lini bisnis telah memperkuat ketahanan energi hingga pelosok negeri. (Dok. Pertamina)

Intinya sih...

  • Peneliti TII menyarankan Pemerintah RI gandeng kantin sekolah dalam program MBG.

  • Program MBG merupakan unggulan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

  • Pelibatan kantin sekolah diharapkan dapat menjaga kadar nutrisi dan kualitas makanan serta menjadi solusi praktis dari tantangan yang ditemui.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Dewi Rahmawati Nur Aulia menyarankan agar Pemerintah Republik Indonesia (RI) bisa menggandeng kantin sekolah dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Adapun MBG merupakan program unggulan Presiden Terpilih Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Program ini telah dijalankan sebelum 100 hari masa pemerintahan mereka atau tepatnya pada 6 Januari 2025, sejak pelantikannya 20 Oktober 2024 lalu.

 “Pemerintah perlu melibatkan jasa kantin yang berada di sekolah dalam membantu mensukseskan program MBG ini,” kata Dewi dalam keterangan tertulis, Senin (20/1).

Menurut dia, pelibatan kantin sekolah dapat menjadi alternatif kemitraan program MBG. Hal ini dikarenakan tak terlalu banyak memerlukan akomodasi seperti dukungan transportasi dan langsung diselenggarakan oleh pihak sekolah.

“Dengan pelibatan kantin di sekolah dalam pemberian makan bergizi gratis diharapkan kadar nutrisi dan kualitas kesegaran makanan dapat terjaga. Pelibatan kantin sekolah dapat menjadi solusi praktis dari tantangan yang ditemui seperti keterlambatan makanan yang menyebabkan menurunnya kesegaran makanan,” tutur Dewi.

Editorial Team