Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Saham PANI dan CBDK Anjlok di Kasus Pagar Laut, Tahan atau Jual?

Saham PANI dan CBDK Anjlok di Kasus Pagar Laut, Tahan atau Jual?
Shutterstock/Syahrilnggilu
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Dua emiten properti terkait Pantai Indah Kapuk (PIK), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan anak usahanya PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CDBK) anjlok sampai akhir perdagangan pada Kamis (23/1). Hal ini terjadi di tengah isu pagar laut Tangerang, Banten.

Sebelumnya, muncul temuan bahwa ditemukan 263 bidang dalam bentuk SHGB dan 17 bidang SHM. Diketahui SHGB tersebut tercatat atas nama PT Intan Agung Makmur (IAM) sebanyak 234 bidang, PT Cahaya Inti Sentosa (CIS) sebanyak 20 bidang, dan perorangan sebanyak 9 bidang.

Saham PANI

Mengutip Bloomberg, saham PANI merosot hingga sebesar 19,89 persen atau turun 2.750 poin ke level Rp11.075 per lembar saham pada akhir perdagangan Kamis (23/1). Menukil laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/1) level tersebut merupakan harga penutupan terendah saham PANI sejak 4 Oktober 2024 lalu.

Saham PANI telah menunjukkan penurunan dalam empat hari terakhir atau tepatnya sejak Senin (20/1). Pada 20 Januari 2025, harga saham PANI turun 0,96 persen ke level Rp15.500 per lembar saham.

Kemudian keesokan harinya atau pada Selasa (21/1), harga saham PANI merosot hingga 9,03 persen ke level Rp14.100 per saham. Lalu, pada Rabu (22/1), saham PANI turun 1,95 persen ke level Rp13.825 per lembar saham.

Sebelumnya, saham PANI sempat meroket hingga 8,28 persen pada awal Januari 2025 ke level Rp17.325 per lembar. Namun, secara akumulasi, saham PANI telah ambles sampai 30,78 persen secara year-to-date dari level Rp16 ribu per lembar saham pada akhir 2024 lalu.

Penurunan harga saham PANI pun berdampak pada menguapnya kapalitasi pasar (market cap) PANI. Kini, market cap PANI berada di level Rp187 triliun (T) atau menguap sebesar Rp83 T dari posisi Rp270 T pada 30 Desember 2024.

Saham CBDK

Tak hanya PANI, saham CBDK ikut merosot dalam tiga hari terakhir. Pada Selasa (21/1), saham CBDK turun 4,55 persen ke level Rp9.975 per lembar saham. Adapun per Rabu (22/1), saham CBDK juga turun sebesar 5,51 persen ke level Rp9.425 per saham.

Pada akhir perdagangan Kamis (23/1), saham CBDK berada di level Rp7.550 per lembar.

Untuk diketahui, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) baru melantai pada Senin (13/1) lalu. Perusahaan tersebut menjadi perusahaan keenam yang tercatat di BEI pada 2025.

Pada perdagangan perdananya, saham CBDK naik hingga 25 persen ke level Rp5.075 per lembar saham.

Disclaimer: Saham merupakan instrumen investasi yang mengandung potensi risiko kerugian. Fortune Indonesia tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang terjadi. Sebelum membeli atau menjual saham, lakukan penelitian yang lebih mendalam, dan setiap keputusan sepenuhnya berada di tangan investor. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Bukan Tamira Medina yang sudah diubah lagi namanya hehehe
EditorBukan Tamira Medina yang sudah diubah lagi namanya hehehe

Related Articles

See More

COBA ARTIKEL GAME REVIEW LAGI

24 Nov 2025, 15:31 WIBFinance
SAHAM VS EMAS

SAHAM VS EMAS

29 Okt 2025, 11:33 WIBFinance
artikel table fortune

artikel table fortune

01 Okt 2025, 16:56 WIBFinance
artikel link lagi

artikel link lagi

26 Agu 2025, 16:23 WIBFinance
BREAKING LAGI DEH

BREAKING LAGI DEH

21 Agu 2025, 11:27 WIBFinance
Artikel mau publish

Artikel mau publish

17 Mar 2025, 10:13 WIBFinance